Integritas
Setiap keputusan organisasi dapat dipertanggungjawabkan dan terbuka untuk diperiksa anggota.
Puspa Era Indonesia dibentuk pada 2019 oleh sejumlah pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang menilai kedua sektor ini membutuhkan wadah bersama yang independen, profesional, dan berorientasi pada hasil.
Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menyerap jutaan tenaga kerja dan menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Namun sebagian besar pelakunya adalah usaha kecil dan menengah yang bekerja sendiri-sendiri, dengan akses terbatas pada pembiayaan, standar mutu, dan ruang kebijakan.
Puspa Era Indonesia hadir untuk menjembatani jarak tersebut. Kami tidak menggantikan peran pemerintah maupun pelaku usaha, melainkan menjadi ruang temu yang menerjemahkan kebutuhan lapangan menjadi program yang terukur dan rekomendasi kebijakan yang dapat dieksekusi.
Nama Puspa — bunga — dipilih sebagai pengingat bahwa pertumbuhan yang baik selalu dimulai dari akar yang dirawat: pelaku usaha di daerah, karya yang dihargai, dan tata kelola yang jujur.
Menjadi asosiasi rujukan nasional yang mengantarkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia berdaya saing global dengan tetap berakar pada kekayaan budaya bangsa.
Setiap keputusan organisasi dapat dipertanggungjawabkan dan terbuka untuk diperiksa anggota.
Kami mendahulukan kerja bersama lintas subsektor dan lintas daerah di atas kepentingan kelompok.
Program dirancang dengan standar, target, dan evaluasi yang jelas.
Manfaat keanggotaan harus terasa langsung pada usaha anggota, bukan hanya pada organisasi.
Pertumbuhan usaha tidak boleh mengorbankan daya dukung destinasi dan komunitas setempat.
Deklarasi pendirian oleh 48 pelaku usaha dari 11 provinsi, disusul pengesahan badan hukum perkumpulan.
Pembentukan dewan pengurus provinsi di 22 provinsi dan peluncuran program pendampingan digitalisasi usaha.
Kerja sama skema sertifikasi kompetensi dan penerbitan standar layanan minimum anggota.
Kepengurusan lengkap di 34 provinsi serta penyelenggaraan misi dagang pertama ke kawasan Asia Timur.
Peluncuran basis data sektor dan direktori anggota terverifikasi sebagai rujukan mitra dan pemerintah.
Kepengurusan dipilih melalui Musyawarah Nasional setiap empat tahun dan diawasi oleh Dewan Pengawas yang independen.
Periode kepengurusan 2025–2029.
Ketua Umum
Pelaku usaha perhotelan dan destinasi, aktif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal
Berlatar tata kelola organisasi dan hubungan kelembagaan.
Bendahara Umum
Praktisi keuangan dengan fokus pembiayaan usaha kecil dan menengah.
Ketua Bidang Ekonomi Kreatif
Pendiri studio kreatif dengan pengalaman kerja sama lintas negara.
Ketua Bidang Advokasi
Berpengalaman dalam kajian regulasi sektor jasa dan perizinan usaha.
Ketua Bidang Kemitraan
Menangani pengembangan pasar dan hubungan dengan mitra industri.