Advokasi Kebijakan
Menyampaikan aspirasi anggota kepada pemerintah pusat dan daerah melalui kajian, audiensi, dan naskah rekomendasi kebijakan yang berbasis data.
Puspa Era Indonesia menghimpun pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dari Sabang sampai Merauke dalam satu wadah advokasi, kolaborasi, dan pengembangan kapasitas yang setara.
Puspa — bunga yang mekar
karena akarnya dirawat.
Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dua sektor yang tidak dapat dipisahkan. Destinasi tumbuh karena karya; karya menemukan pasarnya karena kunjungan. Puspa Era Indonesia berdiri untuk memastikan keduanya berkembang bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Kami bekerja pada tiga ruang: meja kebijakan, ruang kelas, dan meja bisnis — memastikan suara pengusaha terdengar dalam regulasi, kapasitas anggota terus naik, dan peluang kemitraan terbuka lintas daerah.
Setiap program yang kami jalankan berpijak pada empat pilar berikut, dan dievaluasi terhadapnya setiap tahun.
Menyampaikan aspirasi anggota kepada pemerintah pusat dan daerah melalui kajian, audiensi, dan naskah rekomendasi kebijakan yang berbasis data.
Sertifikasi kompetensi, pelatihan manajerial, dan pendampingan digitalisasi usaha bagi anggota di seluruh dewan pengurus provinsi.
Membuka akses pembiayaan, business matching, serta partisipasi anggota pada pameran dan misi dagang di dalam dan luar negeri.
Menyusun kode etik usaha, standar layanan minimum, dan mekanisme penyelesaian sengketa antaranggota yang adil dan transparan.
Menyusun kajian dan naskah rekomendasi atas regulasi yang berdampak pada usaha anggota.
Fasilitasi sertifikasi tenaga kerja anggota melalui skema yang diakui secara nasional.
Pelatihan manajerial dan teknis untuk menaikkan kapasitas pengelolaan usaha anggota.
Diperbarui setiap akhir tahun buku dan diaudit oleh akuntan publik independen.
Keanggotaan Puspa Era Indonesia terbuka bagi badan usaha maupun perorangan profesional di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkomitmen pada praktik usaha yang beretika.
Rakernas menetapkan penyederhanaan perizinan, percepatan sertifikasi kompetensi, perluasan akses pembiayaan, dan penguatan data sektor sebagai prioritas kerja tahun berjalan.
Uji kompetensi angkatan keempat mencakup bidang perhotelan, biro perjalanan, dan tiga subsektor ekonomi kreatif dengan tingkat kelulusan 94 persen.
Delegasi yang terdiri atas 28 badan usaha anggota mencatatkan komitmen kerja sama distribusi produk kreatif dan paket perjalanan tematik.
Sampaikan minat keanggotaan atau ajakan kemitraan Anda. Sekretariat kami merespons setiap permohonan dalam 3 hari kerja.